Candi Prambanan Yogyakarta

Candi Prambanan

Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Berlokasi di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Taman Wisata Candi Prambanan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 6 Juli 1989, di dalamnya termasuk komplek candi lain yang jaraknya berdekatan yakni Candi Lumbung, Candi Bubrah dan Candi Sewu. Terdapat fasilitas mobil kereta yang dapat membawa anda berkeliling mengunjungi seluruh situs yang ada di dalam kawasan Candi Prambanan.



Candi Prambanan dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni Rakai Pikatan (Raja kedua wangsa Mataram I) atau Balitung Maha Sambu semasa wangsa Sanjaya. Tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak.

Renovasi candi ini dimulai pada tahun 1918 setelah ditemukan oleh oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda, kemudian pada tahun 1855 Jan Willem Ijzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa saat kemudian Isaac Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak. Pada tahun 1902-1903, Theodoor van Erp memelihara bagian yang rawan runtuh. Pada tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih metodis dan sistematis, sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada tahun 1930. Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. Van Romondt hingga pada tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan berlanjut hingga tahun 1993, dan sampai sekarang belum selesai. Sebuah candi hanya akan direnovasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja. Sekarang, candi ini adalah sebuah situs warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1991.

Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara, dengan tinggi bangunan utama mencapai 47 meter. Kompleks candi ini terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih daripada 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa sang Penghancur, Batara Wisnu sang Pemelihara dan Batara Brahma sang Pencipta.

Untuk mencapai candi Prambanan anda bisa menggunakan jasa travel wisata yang banyak terdapat di Yogyakarta, atau dengan menggunakan kendaraan umum ke arah Solo / Surakarta dari Yogyakarta. Tiket masuk ke area Taman Wisata Candi Prambanan untuk wisatawan lokal ialah Rp. 30.000 / Orang, Anak-anak (usia 3-6 tahun) Rp. 15.000. Sedangkan untuk rombongan pelajar dengan jumlah minimal 20 Orang Rp. 12.500 / orang. Adapun fasilitas obyek wisata Candi Prambanan antara lain berupa Candi Prambanan, Candi Lumbung, Candi Bubrah, Candi Sewu, Museum, Arena Bermain Anak-Anak, Asuransi dan Toilet. Taman Wisata Candi Prambanan dibuka setiap hari mulai jam 06:00 sampai dengan jam 17.15 WIB.

Masih di dalam area Candi Prambanan, anda bisa menyaksikan Sendra Tari Ramayana / Ramayana Balet yang berlokasi di teater terbuka Candi Prambanan, pertunjukan ini dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 19:30 sampai dengan pukul 21:30 WIB. Informasi mengenai jadwal Sendra Tari Ramayana / Ramayana Ballet di Candi Prambanan bisa diperoleh melalui telepon di No. +62 274 497771 atau 0274 496408.  (Indotravelers).