Home | To Do | To Go | Hotel | Tiket Pesawat | Kontak

 

Wisata Di Kuningan | Hotel Di Kuningan | Makanan Khas / Kuliner | Peta Kuningan

 

 

 

Visit west java 2008

 

 

Sejarah Gedung Perundingan Linggarjati (Museum Linggarjati).

 


Linggarjati


Gedung perundingan Linggarjati semula merupakan sebuah bangunan gubuk milik Ibu Jasitem pada tahun 1918, yang kemudian berkembang dan berganti kepemilikan sampai digunakan sebagai gedung perundingan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Lokasinya yang terletak di kaki gunung dengan udara yang segar menjadikan rumah ini cocok untuk lokasi peristirahatan dan hotel.


Berikut adalah sejarah gedung perundingan Linggarjati:


Tahun 1918 di tempat ini berdiri sebuah gubuk sederhana milik Ibu Jasitem


Tahun 1921 oleh seorang bangsa Belanda bernama Tersana dirombak menjadi bangunan semi permanen.


Tahun 1930 dibangun menjadi permanen dan menjadi rumah tinggal keluarga Van Os.

 

Linggarjati

Johannes Van Os, pemilik bangunan museum linggarjati pada tahun 1930


Tahun 1935 dikontrak oleh Theo Huitker dan dijadikan hotel dengan nama RUSTOORD.


Tahun 1942 Jepang menjajah indonesia, dan hotel ini berganti nama menjadi Hotel Hokay Ryokan.


Tahun 1945 setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, hotel ini diberi nama Hotel Merdeka.


Tahun 1946 di gedung ini terjadi peristiwa bersejarah yaitu berlangsungnya perundingan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Belanda yang menghasilkan naskah linggarjati, sehingga gedung ini sering disebut sebagai gedung perundingan Linggarjati.


Tahung 1948 sampai 1950 semenjak agresi militer Belanda ke II, gedung ini dijadikan sebagai markas tentara belanda.


Tahun 1950 sampai 1975 gedung ini ditempati oleh sekolah dasar negeri linggarjati.


Tahun 1975 Bung Hatta dan Ibu Sjahrir berkunjung dengan membawa pesan bahwa gedung ini akan dipugar oleh Pertamina, tapi usaha ini hanya sampai pembuatan bangunan sekolah untuk sekolah dasar negeri Linggarjati.

 

Linggarjati

Salah satu kamar.


Tahun 1976 gedung ini oleh pemerintah diserahkan kepada Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan untuk dijadikan museum memorial.


Demikianlah perjalanan panjang sebuah gedung yang sangat bersejarah bagi berdirinya Bangsa Indonesia yang merdeka saat ini.
 

 

 

Artikel terkait:

Wisata Gunung Ciremai

Pemandian Air Panas Sangkanhurip

Linggarjati


Tidak ada di website ini atau kesulitan menemukan yang anda cari ? Silahkan cari di sini..

 

RSS  TWITTER FACEBOOK  FLICKR 

 

Air Asia
Garuda Indonesia
Lion Air
Merpati Nusantara

 

Indotravelers Outbound

 

 
 
Copyright 2008 www.indotravelers.com